Service & Sparepart Laptop/PC

Tangguh di Rumah dengan literasi

Kemajuan teknologi informasi dan internet di Indonesia berdampak pada sumber daya informasi digital secara cepat dan sangat melimpah, hal tersebut mengakibatkkan setiap orang bisa dan bebas memasukkan informasi di dunia maya tanpa batasan.

Literasi Digital

literasi digital pengetahuan atau keterampilan bidang teknologi komputer atau internet.

Integrasi teknologi

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Media IT

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Informatika jadi mata pelajaran menarik

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 10 Desember 2013

Cara Memberi Efek Animasi pada Objek
1.           Pilih objek yang akan diberi efek animasi.
2.           Pada Animations tab, Animations group, pilih animasi yang diinginkan pada daftar di Animate. 
Description: Animation Group
3.           Untuk melihat tampilan animasi, klik tombol Preview.

Cara Menghapus Efek Animasi pada Objek
1.           Klik pada objek yang ingin dihapus efek animasinya.
2.           Pada Animations tab, Animations group, pilih No Animation di bagianAnimate.

Custom Animation

Cara Mengatur Animasi dengan Custom Animation
1.           Pilih objek yang akan diberi efek animasi.
2.           Pada Animations tab, Animations group, klik Custom Animation.
Description: Custom Animation
3.           Pada Custom Animation task pane yang muncul di sebelah kanan layar, klik Add Effect dan pilih efek animasi yang diinginkan.
4.           Ada 4 kategori efek yang dapat digunakan:
·                     Entrance, memberi efek animasi pada saat objek memasuki slide presentasi.
·                     Emphasis, menerapkan efek animasi pada objek di slide presentasi, contoh: memperbesar ukuran font.
·                     Exit, memberi efek animasi pada saat objek keluar dari slide presentasi.
·                     Motion Paths, memberi efek animasi pada objek berdasarkan alur (path) yang dibuat (penggunaan Motion Paths yang lebih detil ada di artikel ini: Cara Menggunakan Efek Animasi Motion Paths di PowerPoint 2007).
5.           Klik More Effects untuk mendapatkan lebih banyak lagi efek animasi.
6.           Klik tombol Play atau Slide Show untuk melihat tampilan animasi.

Cara Memilih Animasi Pada Objek
Setelah memberi efek animasi pada objek, kita mungkin masih ingin membuat perubahan atau pengaturan yang lain. Gunakan cara berikut untuk memilih animasi pada objek:
1.           Klik pada objek di slide untuk memilih seluruh efek animasi.
Description: Select Object Animation
2.           Untuk memilih salah satu animasi, klik pada angka animasi di slide (lihat gambar atas) atau pada daftar animasi di Custom Animation task pane (lihat gambar berikut).
Description: Custom Animation Task Pane
3.           Untuk memilih animasi secara berurutan, klik pada animasi pertama di daftar pada Custom Animation task pane, tekan tombol SHIFT dan klik animasi terakhir.
4.           Untuk memilih animasi yang letaknya tidak berurutan, tekan tombol CTRLdan klik animasi yang lain.

Merubah Atau Menghapus Efek Animasi
1.           Pilih animasi pada objek dengan cara di atas.
2.           Pada Custom Animation task pane lakukan hal berikut:
·                     Pilih tombol Change untuk merubah efek animasi.
·                     Pilih tombol Remove untuk menghapus efek animasi.

Cara Mengubah Urutan Efek Animasi
1.           Pilih animasi pada daftar di Custom Animation task pane.
2.           Kemudian klik tanda panah di bagian Re-Order untuk mengatur urutan animasi. 
Description: Re-Order Animation

Cara Memulai Animasi (Start Setting)
1.           Pilih animasi pada daftar di Custom Animation task pane dan klik tanda panah di sampingnya untuk menampilkan drop down menu.
2.           Pilih salah satu cara untuk memulai efek animasi. Ada 3, yaitu:
·                     Start On Click, efek animasi akan dijalankan bila diklik.
·                     Start With Previous, efek animasi dijalankan bersamaan dengan efek animasi sebelumnya.
·                     Start After Previous, efek animasi akan dijalankan setelah efek animasi sebelumnya.
Tip: Kita juga bisa memilih salah satu cara di atas dengan mengklik tanda panah pada bagian Start di Custom Animation task pane.

Menyembunyikan dan Mengganti Warna Objek Setelah Efek Animasi
Kita bisa menyembunyikan objek atau mengubah warna objek setelah efek animasi dijalankan.
1.           Pilih animasi pada daftar di Custom Animation task pane.
2.           Klik tanda panah di sampingnya, dan pilih Effect Options. 
Description: Effect Tab
3.           Pada tab Effect di bagian After Animation, pilih:
·                     Hide After Animation, untuk menyembunyikan objek setelah efek animasi dijalankan.
·                     Hide on Next Mouse Click, untuk menyembunyikan objek setelah efek animasi dijalankan dengan mengklik mouse.
·                     Pilih warna atau More Colors, untuk mengganti warna objek setelah efek animasi dijalankan.
4.           Untuk menghilangkan pengaturan ini, pada tab Effect di bagian After Animation, pilih Don’t Dim.

Cara Menyisipkan Suara pada Animasi
1.           Pilih animasi pada daftar di Custom Animation task pane.
2.           Klik tanda panah di sampingnya, dan pilih Effect Options. 
Description: Sound Effect
3.           Pada tab Effect di bagian Sound, klik tanda panah di sampingnya dan lakukan hal berikut:
·                     Untuk menambahkan suara yang ada pada daftar, pilih suara yang diinginkan.
·                     Bila suara yang diinginkan tidak ada di daftar, pilih Other Sound, cari lokasi file suara yang ingin disisipkan dan klik OK.
4.           Klik icon suara Description: sound icon dan atur volume.
5.           Klik OK bila sudah selesai.
6.           Untuk menghilangkan suara pada animasi, pada tab Effect di bagian Sound, klik tanda panah di sampingnya dan pilih No Sound.

Cara Mengatur Animasi pada Teks
1.           Klik text box berisi teks yang akan diberi efek animasi pada slide.
2.           Pada Custom Animation task pane, klik Add Effect dan pilih efek animasi yang diinginkan.
3.           Untuk mengatur efek animasi dijalankan per kata atau per huruf, lakukan langkah 1-2 di atas.
4.           Klik tanda panah pada animasi di daftar Custom Animation task paneuntuk menampilkan drop down menu dan pilih Effect Options.
5.           Pada tab Effect di bagian Animation Text, pilih:
·                     By word, animasi dijalankan per kata.
·                     By letter, animasi dijalankan per huruf. 
Description: Animate Text
6.           Beri jarak waktu efek pada kotak di delay between words.
7.           Klik OK bila sudah selesai.


Note: Kunjungi juga PowerPoint Heaven yang menyediakan kumpulan tutorial dan template animasi PowerPoint.


Sistem Operasi LINUX


Mengenal Sistem Operasi Linux - Mungkin dari anda sudah banyak yang mengerti apa yang di maksud dengan sistem operasi. Jika sebelumnya Blogger Gubug sudah pernah membahas sistem operasi windows, pada kesempatan akan membahas sedikit mengenai Pengenalan Sistem Operasi Linux yakni mulai dari Sejarah dan juga Perkembangan Linux. 


Pengertian dan Sejarah Linux

Linux (diucapkan lɪnəks atau /lɪnʊks/) adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.


Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.

Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis. 

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.

Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). 

Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.


Perkembangan Linux
Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft.

Lisensi 
perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU. Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakandistribusi Linux. 


Distributor Linux
Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux.

Terdapat banyak 
distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).

Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dansistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa contoh distribusi linux adalah RedHat, Debian, Slackware, SuSE, Mandrake, WinLinux dan lain sebagainya.


Kemampuan LINUX

1. Multiuser
2. Multiprocessor
3. Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan
4. Background
5. MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
6. Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
7. Local dan Network File System
8. Security, login dengan password, ownership, group
9. X-Window System

Minggu, 08 September 2013

Khutbah Jumat

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أما بعد يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً . عَظِيماً يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً Jamaah Jumat rahimakumullah Mari kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Ta’ala dengan ketakwaan yang sebenar-benarnya, yaitu mengamalkan apa yang diperintahkan oleh-Nya dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam serta menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudia keluarga, sahabat-sahabatnya, serta pengikutnya sampai akhir zaman. Kaum muslimin jamaah Jumat rahimakumullah Musibah demi musibah datang silih berganti, terkadang berupa kemarau panjang, angin ribut, banjir besar, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran dan lain-lain. Namun sangat disayangkan, manusia memandang hal tersebut dengan sebelah mata, mereka mengira musibah itu hanyalah bencana alam biasa, sehingga yang terlintas di benak mereka hanyalah kata-kata “Cara menangatasi musibah ini adalah dengan membuat ini atau itu” dsb. يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِّنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ اْلأَخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ “Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka terhadap (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (QS. Ar Ruum: 7) Mereka tidak melihat di balik semua itu dan tanpa menjadikannya sebagai pelajaran, sehingga masih saja tetap berada di atas maksiat dan penyimpangan –wal ‘iyaadz billah-. Padahal, musibah yang menimpa sebabnya adalah karena maksiat yang dikerjakan, karena meninggalkan petunjuk Allah Rabbul ‘Alamin, beralih mengerjakan larangan-larangannya dan melanggar batasan-batasannya. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: وَمَآأَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُوا عَن كَثِيرٍ Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu) (QS. Asy Syuuraa: 30) Sesungguhnya dalam musibah itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah agar manusia kembali kepada Allah, bertaubat kepada-Nya dan menjauhi perbuatan-perbuatan maksiat yang selama ini mereka kerjakan seperti syirik (peribadatan kepada selain Allah) dan maksiat-maksiat besar lainnya, misalnya meninggalkan shalat, enggan membayar zakat, durhaka kepada orang tua, memutuskan tali silaturrahim, merajalelanya zina, perjudian, riba, meminum minuman keras, mengurangi takaran dan timbangan, mengumbar aurat bagi wanita, dsb. Ingat! jika sudah seperti ini keadaannya, dan orang-orang yang memiliki kemampuan untuk merubahnya enggan merubahnya berarti negeri tersebut sudah siap menerima kehancuran baik dari langit, dari bawah bumi, atau dengan dijadikan musuh menjajah negeri. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلَى أَن يَّبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًا مِّن فَوْقِكُمْ أَوْ مِنْ تَحْتِ أَرْجُلِكُمْ أَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَعًا وَيُذِيقَ بَعْضَكُمْ بَأْسَ بَعْضٍ Katakanlah: “Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain.” (QS. Al An’aam: 65) Mujahid menjelaskan tentang tafsir ayat ini, Katakanlah: “Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu, yaitu (seperti) halilintar, hujan batu, dan angin topan. Sedangkan ayat “atau dari bawah kakimu”,yaitu (seperti) gempa dan tanah longsor. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوُا الظَّالِمَ فَلَمْ يَأْخُذُوْا عَلىَ يَدَيْهِ أَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمُ اللهُ بِعِقَابٍ مِنْهُ “Sesungguhnya jika masyarakat melihat orang yang melakukan kezhaliman, namun tidak mereka cegah, Allah bisa segera menimpakan siksa kepada mereka secara merata.” (HR. Tirmidzi, dan tercantum dalam Ash Shahiihah) Jamaah Jumat rahimakumullah Perlu diketahui, bahwa Allah tidaklah membinasakan suatu negeri melainkan karena penduduknya berlaku zhalim. Allah berfirman: وَمَاكَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَى بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ “Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Huud: 117) Oleh karena itu, sebelum musibah datang Allah mengingatkan agar orang-orang yang terpandang di masyarakat melakukan nahi mungkar: فَلَوْلاَ كَانَ مِنَ الْقُرُونِ مِن قَبْلِكُمْ أُوْلُوا بَقِيَّةٍ يَنْهَوْنَ عَنِ الْفَسَادِ فِي اْلأَرْضِ إِلاَّ قَلِيلاً مِّمَّنْ أَنجَيْنَا مِنْهُمْ وَاتَّبَعَ الَّذِينَ ظَلَمُوا مَآأُتْرِفُوا فِيهِ وَكَانُوا مُجْرِمِينَ “Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang dari (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka.” (QS. Huud: 116) Renungan Ingatlah, sebelumnya orang yang tertimpa musibah sebenarnya telah melihat saudara-saudaranya yang lain terkena musibah, tetapi musibah yang menimpa saudaranya itu tidak membekas apa-apa di hatinya, ia menganggap bahwa musibah yang menimpa saudaranya itu tidak mungkin menimpanya, karena menyangka tempatnya aman dan tidak rawan musibah. Namun ternyata anggapannya keliru, dan musibah pun datang menimpa dirinya. Perhatikanlah ayat berikut: أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَن يَأْتِيَهُم بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَآئِمُونَ {97} أَوْأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَن يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ {98} أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللهِ فَلاَيَأْمَنُ مَكْرَ اللهِ إِلاَّ الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ {99} “Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?—Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?—Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidak ada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. (QS. Al A’raaf: 97-99) Oleh karena itu, wahai orang yang bermaksiat kepada Allah, bertaubatlah kepada-Nya sebelum maut datang menjemput, kalau pun Anda tidak tertimpa musibah di dunia, namun di depan Anda ada kubur yang bisa menjadi nikmat atau azab bagi Anda, dan setelahnya lebih dahsyat lagi –nas’alullahas salaamah wal ‘aafiyah-. Kalaupun Anda terhindar dari bencana, namun tidak ada yang dapat menghindarkan diri Anda dari malapetaka hari kiamat yang ketika itu manusia bagai anai-anai yang bertebaran dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan, يَآأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَىْءٌ عَظِيمٌ {1}يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّآ أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَى وَمَاهُم بِسُكَارَى وَلَكِنَّ عَذَابَ اللهِ شَدِيدٌ {2} Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya goncangan (gempa) hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar–pada hari kamu melihat goncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras. (QS. Al Hajj: 1-2) Ketahuilah bahwa tidak ada tempat melarikan diri dari azab-Nya kecuali dengan kembali kepada-Nya, فَفِرُّوا إِلَى اللهِ إِنِّي لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌ مُّبِينٌ {50} وَلاَتَجْعَلُوا مَعَ اللهِ إِلَهًا ءَاخَرَ إِنِّي لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌ مُّبِينٌ {51} “Maka larilah kamu kepada Allah, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan kepadamu”- Janganlah kamu adakan sesembahan lain selainNya, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan kepadamu” (QS. Adz Dzaariyaat 50-51) Jalan Keluar dari Musibah Jamaah Jumat yang dirahmati Allah Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan musibah dan Dia-lah pula yang Maha Bijaksana, al-Hakiim, yang memberikan jalan keluar dari musibah tersebut. Dalam Alquran Allah berfirman: وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى ءَامَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَاْلأَرْضِ وَلَكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS. Al A’raaf: 96) Jelas sekali, bahwa jika suatu negeri ingin diberikan keberkahan, hujannya menumbuhkan tanaman dan menyuburkan tanah, kampungnya menjadi tempat tinggal yang nyaman, aman dan tentram, jalan keluarnya adalah TAQWA; mengerjakan perintah Allah yang selama ini ditinggalkan dan menjauhi larangan Allah yang selama ini dikerjakan. Maka kewajiban kita ketika musibah datang adalah dengan meminta ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya, tunduk kepada-Nya dan meminta keselamatan kepada-Nya, serta memperbanyak dzikr dan istighfar, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَمَاكَانَ اللهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ وَمَاكَانَ اللهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ “Dan tidaklah Allah akan mengazab mereka, sedangkan mereka meminta ampun (QS. Al Anfal: 33) أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا، وَأَسْتَغْفِرُهُ العَظِيْمَ الجَلِيْلَ لِيْ وَلَكُمْ، وَلِجَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ؛ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ الْحَمْدُ ِللهِ شُكْرًا عَلٰى مَآ أَنْعَمَ، أَشْهَدُ أَنْ لآَ إِلٰـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ كَمَا أَمَرَ وَأَلْزَمَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ شَهَادَةَ مَنْ آمَنَ بِهِ وَأَسْلَمَ، وَحَادَ مَنْ كَفَرَ بِهِ وَأَرْغَمَ، اللّـٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلٰى آلِـهِ وَاَصْحَابِهِ مَا أَضَآءَ دَهْرٌ وَأَظْلَمَ، وَأَعْلٰى محَاَلَّهُمْ يَوْمَ الشَّفَاعَةِ وَأَكْرَمَ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. اَمَّا بَعْدُ؛ فَيَآاَيُّهَا النَّاسُ، إتَّقُوْا اللهَ، إنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنّٰى بِمَلآَئِكَتِهِ، وَاَيَّهَ بِالْمُؤْمِنِيْنَ مِنْ ِعبَادِهِ، فَقَالَ عَزَّ مِنْ قَائِلٍ: إنَّ اللهَ وَمَلآَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِىِّ، يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا، اللّـٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلٰى مَلآَئِكَتِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ، وَأَنْبِيَآئِكَ الْمُرْسَلِيْنَ، وَأَهْلِ طَاعَتِكَ أَجْمَعِيْنَ، وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ وَارْحَمْنَا بِرَحْمَتِكَ يَآأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، اللّـٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنِ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اْلأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، اللّـٰهُمَّ اغْفِرْلَنَا مَا قَدَّمْنَاهُ، وَمَا أَخَّرْناَهُ، وَمَا أَسْرَارْنَاهُ، وَمَا أَعْلَنَّاهُ، وَأَحْصَيْتَهُ وَنَسِيْنَاهُ، وَعَلِمْتَهُ وَجَهِلْنَاهُ، وَلاَ تَدَعْ لَنَا أََمَلاً إِلاَّ بَلَّغْتَنَاهُ، وَلاَ سُوْلاً إِلاَّ سَوَّغْتَنَاهُ، وَلاَ خَيْرًا إِلاَّ أَعْطَيْتَنَاهُ، وَلاَ شَرًّا إِلاَّ كَفَّيْتَنَاهُ، رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَ ِلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلإِيْمَانِ وَلاَتَجْعَلْ فِى قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ الرَّؤُوْفُ الرَّحِيْمُ، رَبَّنَا آتِـنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، عِبَادَ اللهِ؛ إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَآءِ ذِى اْلقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ اْلفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَ لَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.